Pelatihan Wira Usaha - Kursus Tristar
Jln. Prapen Indah J5
Jln. Raya Rungkut Mapan Blok Fa no 3
Jln. Ruko Panjang Jiwo Permai Blok AB
SURABAYA

Kursus di Surabaya




Jakarta - Kampus Tristar BSD
S1 Culinary Business
Telp: 021-5380668.
HP: 081286358533. PIN BB: 2A96E298.
Fax: 021-53155652.
Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33.
Serpong - Tangerang

Surabaya - Graha Tristar
Jln. Raya Jemursari 244 Surabaya.
D3 Tataboga, Perhotelan & Pariwisata
D4 Perhotelan & Pariwisata
S2 Pariwisata

West Campus - Gedung IEU
Raya Dukuh Kupang 157B
S1 International Culinary Business


Kampus B Tristar
Kuliah Hemat Biaya
Jl. Kaliwaron 58-60, Surabaya
D3 Tataboga, Perhotelan & Pariwisata
S1 Culinary Business

Informasi
Telp. +62-31 8433224 & 8433225. HP. 08233752227 - 081234506326.
PIN BB: 2A6A1F4E - 2B425821T

Sekolah Kuliner - Akademi Perhotelan - Tristar Culinary Institute



Ice Carving @ Tristar Culinary Institute


Fruit & Vegetable Carving @ Tristar Cooking School



Ekstra Kurikuler Tataboga - SMA Stella Maris




Resep Video Gratis: Cara Membuat Cup Cakes



Cara Membuat Mie - Tristar Culinary Academy



Galeri Foto Akademi Pariwisata Tristar

Pages

Senin, 30 Mei 2016

14 Sersan Taruna AAL Surabaya Praktik Masak Chinese Food dan Italian Pizza

Chef R. Bagus Handoko M.Par Dipercaya Menjadi Instruktur Masak 

14 Sersan Taruna AAL Surabaya Praktik Masak ''Chinese Food'' di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
PADA hari kedua, Selasa (24/05/2016), 14 sersan taruna AAL Surabaya kembali mengikuti pelatihan praktik memasak Chinese Food di Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya. 
14 sersan taruna AAL Surabaya yang menjadi peserta pelatihan itu adalah Geraldine Tadika Putra, Rahmat Eko Raharjo, Ganang Waryono, Rizky Wiradiputra, Bagus Nur Hidayatullah, Dirgantara Dewa Effendi, Topan Freitha Alpacino, Yanuardo Karisma Wirayudha, Yusril Ihsa, Gonggom Praspa Satrya S., Martino Cahya Ramadhan, Jonathan Bagus P.T. Manullang, Catur Arum Nuriyani, dan Kadek Ayu Prabawati.
Selama praktik perwisamaan pada hari kedua di Laboratorium Praktik Tristar Institute, Chef R. Bagus Handoko M.Par bersama tiga orang asistennya tetap setia berbagi ilmu masak bersama 14 sersan taruna AAL Surabaya tersebut.
Mereka diajarkan membuat delapan resep Chinese Food yakni Cap Cay, Nasi Goreng Chinese, Nasi Goreng XO (Extra Ordinary), Mie Goreng XO, Kepiting Asam Manis XO, Sup Jamur Kepiting, Kakap Tepung Goreng, Nasi Goreng Kacang Polong dan Tumisan Sayur Mayur (Lohan Chai).
Untuk kelancaran selama praktik memasak Chinese Food, Chef Bagus, sapaan karib R. Bagus Handoko kembali mengingatkan taruna untuk memperhatikan Standard Operation Procedure (SOP) kesehatan dan keselamatan kerja di dapur (Hot Kitchen) yang mengacu pada standar industri perhotelan.
Siang itu, Mayor (L) (S) Heri Tristiawan dan Mayor (L) (S/W) Rr. Inten Estihawa, instruktur dari AAL Surabaya juga masih tetap setia mendampingi para taruna dalam pelatihan praktik perwismaaan di Laboratorium Praktik Tristar Institute.
Disela praktik memasak Chinese Food tersebut, Chef Bagus kembali mengenalkan bahan masakan, aneka bumbu, peralatan yang digunakan, teknik memasak dan cara menyajikannya secara panjang lebar kepada.peserta pelatihan.
Peserta kembali diingatkan bagaimana cara mem-fillet ayam (chicken), mem-fillet ikan kakap, cumi-cumi (cattle fish) dan kepiting (crabs) sesuai SOP. Pasalnya, jika tidak hati-hati ketika menanganinya, bisa jadi, pisau yang tajam, duri ikan atau capit kepiting itu akan mencederai tangan peserta pelatihan. ”Saya pernah mengalami hal buruk itu ketika baru belajar mem-fillet ikan dan kepiting. Akibat luka itu maka tangan saya harus mendapat jahitan tiga,” kata Chef Bagus kepada taruna AAL.

Selain berbagi teknik mem-fillet ikan kakap, instruktur masak lulusan S2 dari STP Trisakti Jakarta 2015 latu juga berbagi cara melapisi tepung yang sudah dibumbui sebelum ikan digoreng dan teknik menggoreng ikan utuh kepada taruna ketika menyiapkan masakan Kakap Tepung Goreng dengan Saus.
Tidak hanya aspek memasaknya yang diajarkan Chef Bagus, sebab peserta pelatihan perwismaan itu juga diberikan wawasan seputar aneka bumbu masakan Chinese Food yang cukup beragam. 
Misalnya, saus dasar tumisan, sup kental dan cair (warna merah dan putih), saus dasar asam manis, saus dasar pedas, saus dasar Inggris, saus dasar mentega, saos dasar lemon, saos dasar XO, dasar-dasar nasi goreng Chinese,  dasar mie goreng, ayam goreng ala Kanton, masakan dengan dasar daging sapi ala Kanton.
Selain itu, taruna juga dibekali ilmu dasar memasak Tami Cap Cay, Humie, Lamie, Tanghun Goreng dan mie goreng. Mereka pun diajarkan teknik dasar masak daging sapi lada hitam, koloke, tom yam, bumbu potong ayam, Fu Yung Hai, mie/bihun/misoa kuah, Ayam Kung Pao dan ikan tim.

Sedangkan pada pelatihan hari ketiga, Rabu (24/05/2016), 14 sersan taruna AAL itu diajarkan memasak beberapa resep makanan Indonesia (Indonesian Food) dan Italian Pizza yang cukup familiar di lidah orang Indonesia.
Khusus untuk Indonesian Food, Chef Bagus tiada pernah bosan untuk mengenalkan bumbu jangkep warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Misalnya, dari bumbu dasar putih, Anda bisa membuat Opor Jogjakarta, Lodeh Surakarta, Soto Betawi, Ayam Kalasan.
Bumbu dasar kuning, Anda bisa mengaplikasikannya untuk memasak Kare Ayam, Gulai Kambing, Gulai Kepala Ikan, Nasi Kuning. Sedangkan bumbu dasar merah, bisa diterapkan untuk membuat Kalio Daging Minang, Ayam Bakar Bumbu Rujak,Rendang Daging Minang, Krengsengan Surabaya.
Sementara itu, dari bumbu dasar kuning merah, taruna bisa mengalikasikannya untuk memasak Gulai Kambing Minang, Ikan Asam Pade Minang, Rawon Surabaya, Kare Kambing India, dan Roti Jala.
Sedangkan praktik masak membuat aneka pizza, makanan khas dari Italia, peserta pelatihan diajarkan cara membuat Original Pizza, Supreme Pizza, Italian Pizza dan Meat Lovers oleh Chef R. Bagus Handoko.
Pada hari keempat, kamis (26/05/2016), 14 sersan taruna yang menjadi peserta Pelatihan Praktik Perwismaan dan Table Manner di lantai 4 Gredung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, dikenalkan tata cara minum teh (cha no yu) yang merupakan warisan budaya dari Negeri Sakura (Jepang) dan Tiongkok.
Kebiasaan minum teh di Jepang merupakan ritual tradisional dalam menyajikan teh untuk tamu.Pada zaman dulu disebut chato atau cha no yu, kalau di luar ruangan disebut nodate.
Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh yang disebut Tea Master. Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Dihidangkan dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu.
Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir dan agama. Dalam menyajikan minuman, cangkir yang disediakan untuk tamu wanita dan pria juga berbeda.
Tea Master, orang yang menyiapkan teh memberikan cangkir (yang sebenarnya mangkok) tidak sembarangan, namun sesuai "kepribadian" para tamu, biasanya para lelaki diberi cangkir yang simple, dan para wanita diberi cangkir bunga.

Anda tertarik belajar masak Aneka Masakan Chinese Food, Indonesian Food dan Italian Pizza  seperti yang diajarkan kepada taruna AAL Surabaya dan ingin bergabung bersama civitas akademika Akpar Majapahit,  silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit, Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, 081233752227, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar